Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts
5 Aplikasi Gratis Android yang Membuat Tidurmu Berkualitas
Smartphone sudah menjadi bagian hidup kita dalam kegiatan sehari-hari.  Mulai dari pagi sampai dengan malam. Namun, masih ada banyak juga aplikasi yang bisa kamu gunakan ketika kamu tidur. Aplikasi ini membuat tidurmu lebih nyaman dan nyenyak. Berikut 5 aplikasi Android pilihan yang membuat tidurmu makin berkualitas.

1. Rain Sounds – Sleep & Relax – Gratis

https://play.google.com/store/apps/details?id=net.metapps.watersounds

Siapa disini yang menyukai suara hujan? Sadar tidak sadar, hujan kadang membuat kita lebih mengantuk bukan? Aplikasi ini menawarkan berbagai suara dari hujan, mulai dari gerimis, hujan deras, hingga badai. Rain Sounds membuatmu terasa ke suasanya hujan di malam hari menjelang tidur. Coba bayangkan, hujan deras diluar sana, kamu dibalik selimut hangat, terlelap diatas selimut yang nyaman.

 

2. Sleep Better with Runtastic – Gratis


Untuk kamu yang suka ‘Lari’ kamu pasti mengenal aplikasi Runtastic. Selain untuk lari, ternyata Runtastic juga memiliki aplikasi yang mampu meningkatkan kualitas tidurma. Sleep Better with Runtastic memantau pola tidurmu, mencatat kebiasaan harianmu dari tidur dan saat bangun, bahkan memberikan diary dimana kamu bisa menuliskan mimpimu. Dengan variabel khusus aplikasi ini akan memberikan saran kapan kamu harus segera istirahat dan tidur dan berapa lama sebaiknya kamu tidur.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.runtastic.android.sleepbetter.lite

3. Twilight – Gratis

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.urbandroid.lux

Twilight merupakan aplikasi yang memberikan fitur “blue light filter”. Dengan kata lain aplikasi ini mampu memfilter spektrum cahaya warna biru di malam hari yang menurut para ahli akan mengganggu tidurmu. Kamu bisa membaca penjelasan lebih rincinya di deskripsi aplikasi ini di Play Store. Yang pasti, kamu tidak akan mudah pusing ketika menggunakan perangkatmu sehingga tidurmu jadi lebih nyenyak.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.urbandroid.lux

4. Sleep Pillow: Sleep Sound – Gratis


Sleep Pillow: Sleep Sound merupakan aplikasi yang mirip dengan ‘Rain Sounds’, namun berisi berbagai suara yang lebih kompleks, tidak hanya hujan saja. Tentu suara-suara ini adalah suara yang membuatmu rileks. Aplikasi ini sendiri berisi 280 suara HD yang berbeda. Mulai dari suara daun-daun yang terkena angin sampai suara gemricik air sungai. Duh bikin adem ayem deh.

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.fitness22.sleeppillow

5. Sweet Sleep for Relaxing Sleep – Gratis


Jika tadi sudah ada aplikasi yang memberikan suara hujan dan berbagai variasi suara, maka Sweet Sleep for Relaxing Sleep memberikan musik-musik yang membuatmu rileks. Terdapat 26 lagu dan tambahan 30 suara alam yang akan membantumu tidur. Alunan musik yang menenangkan hati dikombinasikan dengan suara alam, kurang apa lagi coba?
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.pinkaide.sweetsleep


Demikianlah 5 aplikasi android pilihan yang membuat tidurmu berkualitas. Tentu setiap orang memiliki kesukaan yang berbeda-beda. Ada yang hanya bisa tidur kalau suasananya ketenangan, ada pula yang hanya bisa tidur dengan suara-suara tertentu. Nah bagaimana menurutmu? Jika kamu memiliki masukan, bagikan juga pendapatmu disini yak!

Sejarah Kabupaten Pringsewu
Pringsewu adalah salah satu kabupaten di Provinsi Lampung, Indonesia. Kabupaten ini disahkan menjadi kabupaten dalam Rapat Paripurna DPR tanggal 29 Oktober 2008, sebagai pemekaran dari Kabupaten Tanggamus. Kabupaten ini Terletak 37 kilometer sebelah barat Bandar Lampung, ibu kota provinsi.
Saat ini Pringsewu disetujui menjadi kabupaten tersendiri karena perkembangannya yang bagus, baik dari segi pendapatan daerah, taraf ekonomi maupun pendidikan penduduk. Mata pencaharian yang utama di Pringsewu adalah bertani dan berdagang. Letaknya yang sangat strategis, sangat sayang jika tidak dimanfaatkan oleh Pemda setempat.

Sejarah Pringsewu diawali dengan berdirinya sebuah perkampungan (tiuh) yang bernama Margakaya pada tahun 1738 Masehi, yang dihuni masyarakat asli suku Lampung-Pubian yang berada di tepi aliran sungai Way Tebu (4 km dari pusat Kota Pringsewu ke arah selatan saat ini).

Selanjutnya, 187 tahun berikutnya yakni pada tahun 1925 sekelompok masyarakat dari Pulau Jawa, melalui program kolonisasi oleh pemerintah kolonial Hindia Belanda, juga membuka areal permukiman baru dengan membabat hutan bambu yang cukup lebat di sekitar tiuh Margakaya tersebut. Karena begitu banyaknya pohon bambu di hutan yang mereka buka tersebut, oleh masyarakat desa yang baru dibuka tersebut dinamakan Pringsewu, yang berasal dari bahasa Jawa yang artinya Bambu Seribu.

Saat ini daerah yang dahulunya hutan bambu tersebut telah menjelma menjadi sebuah kota yang cukup maju dan ramai di Provinsi Lampung, yakni yang sekarang dikenal sebagai ‘Pringsewu’ yang saat ini juga merupakan salah satu kota terbesar di Provinsi Lampung.
Selanjutnya, pada tahun 1936 berdiri pemerintahan Kawedanan Tataan yang beribukota di Pringsewu, dengan Wedana pertama yakni Bapak Ibrahim hingga 1943.

Selanjutnya Kawedanan Tataan berturut-turut dipimpin oleh Bapak Ramelan pada tahun 1943, Bapak Nurdin pada tahun 1949, Bapak Hasyim Asmarantaka pada tahun 1951, Bapak Saleh Adenan pada tahun 1957, serta pada tahun 1959 diangkat sebagai Wedana yaitu Bapak R.Arifin Kartaprawira yang merupakan Wedana terakhir hingga tahun 1964, saat pemerintahan Kawedanan Tataan dihapuskan.
Pada tahun 1964, dibentuk pemerintahan Kecamatan Pringsewu yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Selatan sesuai dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 1964, yang sebelumnya Pringsewu juga pernah menjadi bagian dari Kecamatan Pagelaran yang juga beribukota di Pringsewu.

Dalam sejarah perjalanan berikutnya, Kecamatan Pringsewu bersama sejumlah kecamatan lainnya di wilayah Lampung Selatan bagian barat yang menjadi bagian wilayah administrasi Pembantu Bupati Lampung Selatan Wilayah Kotaagung, masuk menjadi bagian wilayah Kabupaten Tanggamus berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1997, hingga terbentuk sebagai daerah otonom yang mandiri.

Kabupaten Pringsewu merupakan wilayah heterogen terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, dengan masyarakat Jawa yang cukup dominan, disamping masyarakat asli Lampung, yang terdiri dari masyarakat yang beradat Pepadun (Pubian) serta masyarakat beradat Saibatin (Peminggir).
Kabupaten Pringsewu mempunyai luas wilayah 625 km2, berpenduduk 377.857 jiwa (data 2011) terdiri dari 195.400 laki–laki dan 182.457 perempuan.

Kabupaten Pringsewu terdiri dari 96 pekon (desa) dan 5 kelurahan, yang tersebar di 9 kecamatan, yaitu Kecamatan Pringsewu, Pagelaran, Pardasuka, Gadingrejo, Sukoharjo, Ambarawa, Adiluwih, Kecamatan Banyumas dan Pagelaran Utara.
Dari segi luas wilayah, Kabupaten Pringsewu saat ini merupakan kabupaten terkecil, sekaligus terpadat di Provinsi Lampung.
Lucky Dwi Haryadi. Powered by Blogger.

Blog Archive

Popular Posts

Facebook

Comments

Recent

Navigation

Sponsor